Peninjauan Kembali

Prosedur Berperkara Peninjauan Kembali (PK)

  1. Pemohon mengajukan Permohonan Peninjauan Kembali ke Mahkamah Agung RI secara tertulis atau lisan,     melalui Pengadilan Agama dalam hal ini Pengadilan Agama.
  2. Pengajuan PK dilakukan dalam tenggang waktu 180 hari sesudah Penetapan/Putusan Pengadilan mempunyai     kekuatan hukum tetap atau sejak diketemukan bukti adanya kebohongan/ bukti baru, dan apabila alasan PK      berdasarkan adanya bukti baru (Novom), maka bukti baru tersebut harus dinyatakan di bawah sumpah dan     disahkan oleh Pejabat yang berwenang.
  3. Pemohon membayar biaya PK, dan biaya PK untuk MA, dikirim oleh Bendaharawan Penerima melalui Bank     BNI Syari’ah.
  4. Panitera Pengadilan Tingkat Pertama ( Pengadilan Agama) memberitahukan  permohonan  PK  kepada pihak     lawan dan menyampaikan salinan salinan permohonan PK beserta alasan-alasannya  dalam tenggang waktu     selambat-lambatnya 14 hari.
  5. Pihak lawan  mengajukan jawaban terhadap alasan  PK dalam tenggang waktu 30 hari setelah tanggal     diterimanya alasan Permohonan PK.
  6. Panitera Pengadilan Tingkat Pertama ( Pengadilan Agama) mengirimkan berkas PK ke Mahkamah Agung      dalam bentuk bundel A dan bundel B selambat-lambatnya dalam tenggang waktu 30 hari setelah     diterimanya jawaban.
  7. Panitera MA, menyampaikan salinan Putusan MA kepada Pengadilan Agama, dan Ketua PA membaca     putusan PK tersebut sebelum diserahkan kepada para pihak.